Home / Droe ke Droe / Mari Berliterasi, Agar Anda Tak Salah Berargumentasi, apalagi Salah Memposisikan Diri

Mari Berliterasi, Agar Anda Tak Salah Berargumentasi, apalagi Salah Memposisikan Diri

Mari Berliterasi, Agar Anda Tak Salah Berargumentasi, apalagi Salah Memposisikan Diri

Oleh

Maswadi, S.Pd

Ketua IGI Aceh Jaya

Mari Berliterasi, Agar Anda Tak Salah Berargumentasi, apalagi Salah Memposisikan D
Biasakanlah yang Benar, Jangan Benarkan yang Biasa.

ORGANISASI GURU WAJIB DIKELOLA OLEH GURU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG GURU & DOSEN No 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru

UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen,
Bab 1 Pasal 1 ayat 1 Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Dalam menjalankan Organisasi Profesi Guru berdasarkan UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 1 ayat 13. dan PP Nomor 19 Tahun 2017 perubahan atas PP 74 Tahun 2008 tentang Guru pasal 1 ayat 6 “Organisasi Profesi Guru adalah perkumpulan yang berbadan hukum yang didirikan dan diurus oleh GURU untuk mengembangkan profesionalitas guru”

Untuk itu Guru sesuai dengan pasal 8 UU no 14 Tahun 2005 “Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikasi pendidik, sehat jasmani dan rohani, Serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Pada pasal 14 ayat (1) dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berhak: h. Memiliki kebebasan untuk berserikat dalam organisasi profesi;

Pada Pasal 41,42,43 dan 44 diatur masalah Organisasi. Profesi dan Kode Etik Guru.
Pasal 41 ayat (1) Guru dapat membentuk organisasi profesi yang bersifat independen;
(3) Guru wajib menjadi Anggota organisasi profesi.

Berdasarkan hal tersebut, lahirlah beberapa Organisasi Profesi Guru yang diakui Pemerintah ( Bukan Hanya Satu ), sehingga orprof satu bukan bagian atau induk orprof lainnya, kecuali ada sebagian perkumpulan guru mapel atau KKG yang merupakan sayap dimasing-masing orprof sesuai dengan AD/ART masing-masing.

Ada yang bertanya, kenapa ada orprof guru yang pimpin bukan guru?
Itu karena AD/ART yang ada pada orprof tersebut memungkinkannya, sebab yang merumuskan AD/ART tersebut adalah para perwakilan pengurus pusat, provinsi dan daerah kabupaten/ kota yang notabenenya mereka adalah dosen dan pejabat struktural,

Jadi wajar kalau mereka non guru menggunakan kesempatan tersebut untuk menumpang nama baik apalagi mereka dengan bangga menepuk dada, “kami juga guru” ( padahal definisi guru sesuai undang-undang guru diatas mereka tidak masuk ) sehingga guru tulen yang seharus memimpin sesuai undang-undang disetiap tingkatan dibuat tak berdaya oleh rumusan mereka.
sungguh miris dan memprihatinkan.

Semoga gerakan Guru Mengajar, Guru Penggerak, dan Merdeka Belajar yang sering didengungkan selama ini, menjadikan Guru Indonesia semakin Cerdas dan Berwibawa…Aamin.

Copas dari fb Maswadihttps://www.facebook.com/aceh.mas

Ketua IGI ACEH JAYA.

About Admin

Check Also

Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran

Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran Oleh Nanda Indah Sari CGP Angkatan 1 Kecamatan Dewantara Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *