Home / News / IGI Aceh Utara Apresiasi Pencairan TPG 13 dan 14, Harapkan Relaksasi Kredit Jelang Ramadan

IGI Aceh Utara Apresiasi Pencairan TPG 13 dan 14, Harapkan Relaksasi Kredit Jelang Ramadan

Qusthalani, Ketua IGI Kabupaten Aceh Utara

Aceh Utara | Jurnalpase.com, 30 Januari 2026 – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Aceh Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh atas pencairan Tambahan Penghasilan Guru (TPG) ke-13 dan ke-14 bagi guru bersertifikasi di wilayah Aceh.

Ketua IGI Aceh Utara, Qusthalani, menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk nyata perhatian plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalamuddin, terhadap kesejahteraan tenaga pendidik di Bumi Serambi Mekkah.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak plt Kadisdik Aceh, Murtalamuddin. Pencairan TPG 13 dan 14 ini merupakan kabar gembira yang sangat dinantikan oleh rekan-rekan guru, khususnya di Kabupaten Aceh Utara,” ujar Qusthalani dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Menurut Qusthalani, pencairan tunjangan tersebut memiliki makna yang sangat besar, terutama bagi para guru yang sempat terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu. Dana TPG ini dinilai mampu menjadi penopang ekonomi sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana.

Ia menjelaskan, pemanfaatan dana tersebut antara lain untuk perbaikan ringan rumah yang rusak, pemulihan kondisi keuangan keluarga, serta menunjang kebutuhan mobilitas dan perlengkapan mengajar yang terdampak akibat banjir.

“Dana ini sangat membantu para guru untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan menunjang aktivitas mengajar pascabencana. Ini tentu sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan,” tambahnya.

Usulan Relaksasi Kredit Jelang Meugang dan Ramadan

Selain menyampaikan apresiasi, IGI Aceh Utara juga berharap adanya perhatian lebih terkait kebijakan relaksasi kredit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya guru. Qusthalani berharap Kadisdik Aceh dapat memfasilitasi ke tingkat yang lebih tinggi terkait hal tersebut.

Menurutnya, relaksasi kredit menjadi sangat penting mengingat Aceh akan segera memasuki bulan suci Ramadan, yang didahului oleh tradisi Meugang. Pada momen tersebut, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat, sehingga berdampak pada beban pengeluaran rumah tangga.

“Kami berharap Bapak plt Kadisdik Aceh dapat memfasilitasi terkait relaksasi kredit ASN. Ini sangat penting untuk memberikan keringanan finansial bagi para guru dalam menyambut Ramadan dan tradisi Meugang,” harap Qusthalani.

Dengan adanya kebijakan relaksasi kredit, diharapkan beban ekonomi para ASN, khususnya guru, dapat lebih ringan sehingga mereka dapat menjalankan ibadah Ramadan dan tradisi masyarakat dengan lebih tenang, khusyuk, dan penuh kebahagiaan.[]

About Redaksi

Check Also

Lolos Paskibraka, Anak Yatim dari SMAN 1 Julok Wakili Aceh Timur ke Provinsi

Aceh Timur| Jurnalpase.com, 02 Mei 2026 –Hestika Hafirda, siswi kelas X SMA Negeri 1 Julok …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *