Home / News / Sinergi Bareng TNI/Polri, MPLS SMAN 1 Matangkuli Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Tanpa Kekerasan Fisik

Sinergi Bareng TNI/Polri, MPLS SMAN 1 Matangkuli Tanamkan Disiplin dan Cinta Tanah Air Tanpa Kekerasan Fisik

Aceh Utara | Jurnalpase.com, 17 Juli 2026 –SMA Negeri 1 Matangkuli sukses menggelar rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Berbeda dari kesan MPLS zaman dulu yang kaku, SMAN 1 Matangkuli justru menghadirkan berbagai narasumber dari unsur pemerintah, TNI, dan Polri untuk membekali peserta didik dengan motivasi, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan melalui pendekatan yang humanis, edukatif, menyenangkan, dan sepenuhnya bebas dari kekerasan fisik.

Sebelum memasuki materi yang disampaikan oleh jajaran TNI dan Polri, pada hari kedua MPLS para siswa baru terlebih dahulu mendapatkan pembekalan motivasi dari Camat Matangkuli, Rizki Rasmana Hanafiah, S.IP., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Camat mengajak para peserta didik untuk memiliki cita-cita tinggi dan berani melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Ia secara khusus mendorong para siswa agar mulai mempersiapkan diri sejak dini untuk mengikuti seleksi masuk sekolah-sekolah kedinasan, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), sebagai salah satu jalur pendidikan yang menjanjikan masa depan serta peluang mengabdi kepada bangsa dan daerah.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata kepada generasi muda Matangkuli, Rizki bahkan menyampaikan komitmennya untuk memberikan penghargaan kepada siswa SMAN 1 Matangkuli yang berhasil lulus menjadi taruna IPDN.

“Saya ingin anak-anak Matangkuli berani bermimpi besar. Jangan hanya bercita-cita masuk perguruan tinggi, tetapi persiapkan diri untuk menembus kampus-kampus terbaik dan sekolah kedinasan seperti IPDN. Insya Allah, jika ada siswa SMAN 1 Matangkuli yang lulus IPDN, saya pribadi akan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi,” ungkapnya disambut antusias para peserta MPLS.

Sinergi lintas instansi tersebut semakin terlihat pada pelaksanaan hari ketiga dan keempat MPLS. Pada hari ketiga yang mengusung tema “Safe and Inclusivity Space”, pihak sekolah menghadirkan Kapolsek Matangkuli, Iptu Aulia Iskandar, S.H untuk memberikan materi krusial mengenai penegakan hukum, pencegahan kenakalan remaja, bahaya narkoba, judi online, hingga tertib berlalu lintas. Tidak hanya mendengarkan ceramah, para siswa baru juga diajak aktif dalam sesi talkshow interaktif serta membuat komitmen dan poster anti-perundungan.

Sementara itu, pada hari keempat, giliran Danramil 15/Matangkuli, Kapten Inf Mhd Saibani yang turun tangan memberikan pembekalan materi mengenai Wawasan Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Bela Negara, serta Moderasi Beragama. Jajaran TNI bersama OSIS juga memandu Latihan Dasar Kedisiplinan dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Ringan. Latihan ini dirancang khusus untuk membangun kekompakan, kerja sama tim, dan ketahanan mental peserta didik tanpa adanya unsur kekerasan fisik atau semi-militer yang melelahkan.

Kepala Sekolah SMAN 1 Matangkuli, Zulfikar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas keterlibatan semua pihak dalam menyukseskan MPLS tahun ini. Menurutnya, kolaborasi dengan TNI dan Polri adalah langkah strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh di era digital.

“Kehadiran Bapak Kapolsek dan Bapak Danramil beserta jajaran di tengah-tengah siswa baru memberikan dampak yang sangat positif. Kami ingin menanamkan disiplin yang kuat dan rasa cinta tanah air yang tinggi, namun dengan cara-cara yang edukatif dan bersahabat. MPLS di SMAN 1 Matangkuli harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak didik kami,” ujar Zulfikar, S.Pd., M.Pd.

Beliau juga menambahkan bahwa disiplin tidak harus ditegakkan dengan bentakan atau kontak fisik.

“Melalui latihan PBB ringan dan dinamika kelompok yang dipandu bersama TNI/Polri, anak-anak belajar bahwa esensi disiplin adalah tentang kekompakan, kepatuhan pada aturan, dan saling menghargai. Komitmen kami jelas, sekolah ini harus menjadi Sekolah Ramah Anak yang melahirkan Pelajar Pancasila yang cerdas dan berakhlak mulia,” tegasnya.

Kegiatan MPLS SMAN 1 Matangkuli ini kemudian ditutup secara resmi pada hari kelima dengan penandatanganan petisi bersama “Sekolah Ramah Anak” dan prosesi adat peusijuek sebagai simbol keberkahan bagi para siswa baru dalam menempuh pendidikan di jenjang yang baru.[]

About Redaksi

Check Also

7 Siswa SMAN 1 Dewantara Lolos ke OSN Provinsi, Siap Harumkan Aceh Utara

Aceh Utara | Jurnalpase.com, 07 Juli 2026 – Tujuh orang siswa SMA Negeri 1 Dewantara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *