Home / Jurnal / Program yang Berdampak pada Murid SAWASAKU ( Satu Siswa Satu Buku) Pada Sudut Baca Kelas

Program yang Berdampak pada Murid SAWASAKU ( Satu Siswa Satu Buku) Pada Sudut Baca Kelas

Sumber Ilustrasi : Siswa SDN 1 Dewantara Kabupaten Aceh Utara

 

Oleh Nanda Indah Sari CGP Angkatan 1
Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara

Latar Belakang 

Literasi merupakan proses secara menyeluruh yang melibatkan pembangunan, pengetahuan, budaya serta kepandaian untuk mengembangkan pengetahuan baru dan wawasan yang lebih dalam. 

Diketahui bahwa minat baca siswa SDN 1 Dewantara rendah. Hal ini dapat dilihat dari aktivitas siswa pada waktu luang. Siswa lebih suka bermain daripada menyempatkan untuk membaca buku. Alasannya karena membaca merupakan kegiatan yang membosankan. Siswa mengatakan lebih senang bermain bersama teman-temannya daripada untuk membaca buku pada waktu luang. Hal tersebut menunjukkan bahwa minat siswa dalam memanfaatkan sudut baca di SDN 1 Dewantara belum digunakan sebagaimana mestinya.

Untuk itu penulis membuat ide baru berupa program SAWASAKU (Satu Siswa Satu Buku) dimana buku bacaan dibawa dari rumah masing-masing kemudian diletakkan dilemari mini untuk dibaca oleh teman-temannya.

Pengelolaan media sudut baca di dalam kelas dapat membangun budaya baca disekolah karena keberadaan media sudut baca kelas yang merupakan tempat dimana siswa sangat senang berkumpul untuk membaca apalagi dengan adanya salah satu kegiatan penukaran buku antar sesama siswa dimana mereka membawa satu buku bacaan dirumah mereka dan diletakkan di lemari pojok baca kemudian sesama mereka membaca buku yang dibawa oleh temannya tersebut.

Kegiatan SAWASAKU ini bergilir setiap satu bulan sekali

Dokumentasi Kegiatan

  1. Foto ini saat rapat dengan wali murid terkait program yang akan dilaksanakan

         2. Foto ini saat pojok baca belum memiliki lemari mini tempat buku diletakkan

        3. Foto ini diambil setelah pojok baca sempurna berikut setelah ada lemari mini tempat

             meletakkan buku bacaan baik dari perpustakaan sekolah maupun dari program SAWASAKU

Hasil aksi nyata

Pemanfaatan sudut baca yang ada di SD Negeri 1 Dewantara dalam meningkatkan minat baca siswa telah berjalan. Pelaksanaan pemanfaatan sudut baca dan program SAWASAKU yang dilakukan dalam meningkatkan minat baca terlihat berhasil dimana minat baca siswa jauh meningkat sengan adanya program ini, dengan anjuran guru diawalnya untuk rajin ke sudut baca maka sekarang tidak perlu lagi anjuran guru namun siswa melakukan dengan kesadaran siswa sendiri misal saat jam istirahat maka siswa lebih banyak menghabiskan waktu di suddut baca kelas daripada ke kantin sekolah. Dengan adanya SAWASAKU maka varian buku lebih banyak sehingga tidak timbul kebosanan pada siswa . Hal ini ditandai dengan seringnya siswa berkunjung ke sudut baca dan rasa senang serta keinginan siswa untuk membaca sangat meningkat.

About Redaksi

Check Also

Kemendikbud Buka Seleksi Calon Pelatih Ahli Program Sekolah Penggerak

Jurnalpase.com|Jakarta-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi membuka pendaftaran seleksi bagi calon Pelatih Ahli Program Sekolah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *