Home / News / Sambut Hari Guru Nasional, Siswa Aceh Utara Gelar Zikir dan Doa Bersama Bertema “Aneuk Metuah Meudoa ke Guree”

Sambut Hari Guru Nasional, Siswa Aceh Utara Gelar Zikir dan Doa Bersama Bertema “Aneuk Metuah Meudoa ke Guree”

Aceh Utara | Jurnalpase.com, 22 November 2025 – Ribuan siswa SMA, SMK, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Aceh Utara menggelar zikir dan doa bersama secara serentak pada Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional (HGN) 2025, mengangkat tema “Aneuk Metuah Meudoa ke Guree”, yang bermakna anak berbakti berdoa untuk guru.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali budaya hormat peserta didik kepada guru, sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal Aceh.

“Guru adalah cahaya peradaban. Melalui doa Aneuk Metuah, kita ingin menanamkan rasa takzim dan penghargaan kepada guru sejak dini,” ujar Muhammad Johan.

Ia menegaskan, zikir dan doa bersama ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus rasa terima kasih mendalam dari siswa atas ketulusan pengabdian para guru.

Untuk memastikan pelaksanaan di seluruh sekolah berjalan baik, Cabang Dinas Pendidikan Aceh Utara melakukan pemantauan secara serentak melalui Zoom meeting. Muhammad Johan turut hadir langsung di SMA Negeri 1 Baktiya dan memimpin zikir bersama, didampingi kepala sekolah, guru, staf tata usaha, dan para siswa.

Sejumlah pejabat Cabang Dinas juga turun langsung ke berbagai sekolah untuk menyaksikan kekhidmatan pelaksanaan kegiatan.

Selain doa bersama, sekolah-sekolah diminta menyelenggarakan kegiatan kreatif dalam rangka HGN, seperti: Apresiasi untuk guru,

Penyampaian pesan terima kasih oleh siswa, Beragam kegiatan positif lain sesuai karakter sekolah.

Muhammad Johan juga mendorong satuan pendidikan memberikan Anugerah GTK kepada guru dan tenaga kependidikan yang dinilai memiliki dedikasi, inovasi, dan kontribusi berarti dalam kemajuan pendidikan.

“Penghargaan bukan hanya simbolis, tetapi dorongan nyata untuk meningkatkan profesionalisme dan motivasi pendidik,” ujarnya.

Ketua MKKS SMA Aceh Utara, Drs. Marzuki Hasan, M.Pd., turut memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan zikir dan doa serentak tersebut. Ia menegaskan bahwa MKKS SMA Aceh Utara mendukung penuh imbauan Dinas Pendidikan Aceh melalui Kacabdis Pendidikan Aceh Utara untuk menyelenggarakan zikir dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN), sebagai bentuk penguatan nilai spiritual dan penghormatan kepada para pendidik.

“Kegiatan Aneuk Metuah Meudoa ke Guree ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari pembentukan karakter. Aceh memiliki tradisi luhur menghormati guru, dan hari ini tradisi itu kembali dihidupkan. Ini adalah warisan moral yang harus kita teruskan kepada generasi muda,” tegas Marzuki.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Guru Nasional harus menjadi refleksi bagi seluruh satuan pendidikan untuk memperkuat budaya sekolah yang beradab, berkarakter, dan menempatkan guru pada posisi terhormat.

“Ketika siswa tumbuh dengan adab, maka ilmu akan lebih mudah melekat. Hormat kepada guru adalah fondasi peradaban pendidikan Aceh,” tutupnya.[]

About Redaksi

Check Also

Sahabat Budaya Gelar Bimtek Penulisan Ensiklopedia Budaya Aceh di Lhoksukon

Aceh Utara | Jurnalpase.com, 16 Maret 2026 – Komunitas Sahabat Budaya menegaskan komitmennya dalam menjaga dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *