Home / News / Hari Pertama USBN SMA di Aceh Utara, Qusthalani : Lancar dan Lebih Baik

Hari Pertama USBN SMA di Aceh Utara, Qusthalani : Lancar dan Lebih Baik

Siswa Mengerjakan Soal USBN. Ilustrasi foto : dok.jurnalpase.com

LHOKSUKON | Jurnalpase.com – Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) hari ini pertama digelar Senin (18/3/2019).

Pelaksanaan USBN SMA tahun ini berjalan lancar dan lebih baik dari tahun sebelumnya, karena sistem yang dipakai merupakan perbaikan dari sistem yang digunakan pada USBN tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu diungkapkan Ketua IGI Kabupaten Aceh Utara, Qusthalani saat ditemui jurnalpase.com, Senin (18/3/2019) siang pasca mengawas ujian.

“Kami di Aceh Utara baru mengikuti Ujian Sekolah Bertaraf Nasional untuk jenjang SMA hari ini, dikawal oleh pengawas pembina dari Dinas Pendidikan, ” ujarnya.

Pengawalan ini dimulai dari proses penyusunan soal tingkat kabupaten/kota melalui MGMP.

Qusthalani menyebut untuk penyusunan soal USBN kali ini ada rambu-rambu yang diberikan pusat. Pusat 20-25 % sedangkan sisanya 75%-80% disusun guru masing-masing satuan pendidikan dengan dikonsolidasi oleh MGMP/MKKS.

Kisi-kisi penyusunan soal yang sudah diberikan beberapa bulan sebelumnya, dirembuk kembali dalam komunitas mata pelajaran.

“Semua pengawas mengawal proses pembuatannya, Dinas Pendidikan Aceh, melalui cabang dinas wilayah Aceh Utara juga memberi fasilitas pelatihan bagi para guru yang membuat soal,” terangnya.

Lewat hal tersebut ia berharap kualitas soal yang diberikan semakin baik dan mengikuti mekanisme.

USBN tahun ini, menurut Qusthalani digelar secara berurutan hari, mulai tanggal 18 Maret sampai dengan 25 Maret. Diselingi juga dengan USBN PAI yang direncanakan berbasis komputer pada tanggal 20 Maret 2019.

Lebih jauh ia mengatakan, USBN tahun 2019 merupakan penentu kelulusan anak dari satuan pendidikan, berbeda dengan Ujian Nasional (UN)

Ia juga  menjelaskan syarat kelulusan adalah mengikuti pembelajaran minimal 6 semester, mengikuti UNBK, dan memenuhi KKM USBN yang ditetapkan sekolah, serta memiliki nilai sikap minimal baik.

Disinggung terkait SMA mana yang memiliki standar nilai kelulusan terendah, Qusthalani tidak berani berspekulasi karena itu ranahnya Dinas Pendidikan Aceh.

“Yang mengumpulkan dan merekap data itu pengawas. Jadi kami tidak punya data itu,” urai dia.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh wilayah Aceh Utara Azhari juga menambahkan, untuk pelaksanaan USBN SMA se Aceh Utara berlangsung lancar.

Artinya tak ada gangguan saat ujian berlangsung.

“Hari ini berjalan lancar. Mapel bahasa Indonesia dan PKN tak ada gangguan di Aceh Utara, distribusi soal juga lancar” urainya. []

Laporan: Eko Faisal

About Redaksi

Check Also

Aceh Bersinar di Panggung Nasional, Empat Siswa Sabet Juara FLS3N 2025

Jakarta | Jurnalpase.com, 24 November 2025 – Empat siswa Aceh berhasil menorehkan prestasi gemilang pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *