Home / News / Dukung Digitaliasi Sekolah, SMKN 1 Baktiya Latih Guru G-Suite Education

Dukung Digitaliasi Sekolah, SMKN 1 Baktiya Latih Guru G-Suite Education

Google Master Trainer Provinsi Aceh, Qusthalani melatih guru SMKN 1 Baktiya Menggunakan Fitur G Suite Education dalam Pembelajaran, Baltiya pada hari Senin (15/02)

Jurnalpase.com, LHOKSUKON– Program digitalisasi akan kembali dimulai tahun depan dan telah mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo untuk dikerjakan bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

SMK Negeri 1 Baktiya Kabupaten Aceh Utara menyahuti salah satu program unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. Salah satu dukungan yang diberikan yaitu dengan melatih guru-guru untuk memanfaatkan fitur-fitur Google Suite Education dalam pembelajaran, Senin (15/02).

Melalui kegiatan ini, guru dilatih menggunakan G Suite for Education, seperti Google Classroom, Google Slides, Docs, dan juga Google Meet. Dengan memperkenalkan teknologi ini, nantinya guru dapat menjalani proses pembelajaran dengan mudah, menemukan aplikasi yang menarik, serta membuat siswa lebih inovatif dan bisa berkolaborasi untuk mengerjakan tugas bersama.

Kepala SMKN 1 Baktiya, Eko Faisal, menyebutkan Kemendikbud sudah menyediakan banyak platform pendukung digitalisasi pendidikan. Mulai dari rumah belajar, akun belajar.id, hingga Sistem Pembelajaran Daring (Spada).

“Kami sudah menerapkan hybrid learning  selama masa pandemi, sehingga kami baik guru maupun siswa, tidak lagi merasa kesulitan untuk menjalankan pembelajaran jarak jauh. Namun pemanfaatan akun belajar.id G Suite Education menjadi tantangan tersendiri dalam membangun kreativitas dan inovasi guru dalam proses pembelajaran,” ujar Eko Faisal.

Eko Faisal menambahkan  pembelajaran menggunakan G Suite for Education terintegrasi portal rumah belajar, di mana Google Drive menjadi sumber database mereka. Dengan sistem ini, orang tua yang mendampingi siswa saat proses pembelajaran jarak jauh berlangsung secara otomatis dapat melihat nilai dan hasil belajar putra-putri mereka. Penilaian yang diberikan melalui Google Classroom akan terhubung dengan Google Sheets yang dapat dilihat oleh orang tua. Sumber belajar pada portal rumah belajar dapat menjadi referensi bahan pembelajaran siswa di rumah.

“Harapannya melalui pemanfaatan akun belajar.id terintegrasi portal rumah belajar dapat mendukung proses pembelajaran di satuan Pendidikan,” pungkasnya.

Pelatihan ini dimulai dari tanggal 15-24 februari 2021 dengan pola Tatap Muka dan Daring. Guru diberikan tugas mandiri untuk memahami lebih lanjut tentang fitur-fitur G Suite Education.

Qusthalani, sebagai pemateri tunggal yang juga duta rumah belajar dan google master trainer mengatakan, guru-guru begitu antusias mengikuti pelatihan dari pagi sampai siang. Pelatihan dengan menerapkan protokoler kesehatan yang ketat, tak menyurutkan semangat mereka memperhatikan dan menyelesaikan tugas step by step.

“Akun pembelajaran belajar.id G Suite Education diberikan dengan tujuan para insan pendidikan di tanah air dapat mengakses aplikasi pendukung pembelajaran yang disediakan google. Ini hal baru bagi guru-guru kita di daerah, sehingga semangat mengexplore terlihat pada guru-guru di SMKN 1 Baktiya,” tuturnya.

About Redaksi

Check Also

Meuripe ripe IGI Aceh Utara, Bantu Guru Korban Kebakaran

Jurnalpase.com|Lhoksukon -Guru-guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Aceh Utara memberikan perhatiannya kepada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *