
Jurnalpase.com|Surabaya – 12 Kepala Sekolah Asal Aceh, terima Pembinaan Ilmu d Surabaya. Sebanyk 12 Kepala Sekolah mitra tersebut mulai dari jenjang SMA sebanyak 4 orang yaitu Kepala SMAN 1 Bireuen, Kepala SMAN 1 Samalanga, Kepala SMAN 3 Bireuen, dan Kepala SMAN 2 Peusangan. Sedangkan jenjang SMP sebanyak 8 orang yakni 4 dari Kabupaten Bireuen dan 4 orang dari Kabupaten dari Aceh Utara serta 4 Kepala Sekolah Inti dari Kota Surabaya . Para kepsek tersebut diberi pendampingan untuk memperkuat Rencana Tindak Lanjut ( RTL ) yang telah disusun sebelumnya.
Kepala Seksi Peningkatan Kompetensi dan Kualifikasi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud, Odang mengatakan selama di Surabaya Kepala sekolah akan diberikan pemantapan ilmu dalam ruang lingkup OJL yaitu Supervisi Akademik, Manajerial dan program Kewirausahaan Sekolah.
“Selama di Surabaya semua peserta melakukan supervisi manejerial, supervisi akademik dengan cara masuk kelas dipandu oleh Kepala Sekolah inti, serta kewirausahaan di SMP 21 Surabaya” pungkasnya.
Odang melanjutkan setelah seminggu berada di Kota Surabaya. Kepala Sekolah Mitra akan pulang ke daerah masing- masing untuk mengimplementasikan RTL selama tiga Bulan.
“Kami berpesan untuk mengambil 3 hal tadi sesuai dengan daerah Sekolah Mitra. Setelah 10 hari Kepala Sekolah inti akan melihat RTL yang sudah di sepakati bersama. Harapannya segala persoalan yang di hadapi Kepala Sekolah Mitra bisa di bantu oleh Kepala Sekolah inti.” Jelasnya.
Semua peserta penguatan sekolah mitra ini terdiri dari 49 Kepala Sekolah Inti. 116 Kepala Sekolah Mitra dan 670 Kepala Sekolah imbas seluruh Indonesia.
Laporan: hamdani
Jurnal Pase Media Online Pase