Home / News / Kadisdik Aceh: Sinergisitas Sains dan Digitalisasi Sekolah Itu Keharusan !

Kadisdik Aceh: Sinergisitas Sains dan Digitalisasi Sekolah Itu Keharusan !

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri Bersama Narasumber Kapus PPPPTK IPA Kemdikbud, Duta Sains, dan DRB Provinsi Aceh, Selasa (13/10)

jurnalpase.com|Banda Aceh –Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD MPA mengatakan, digitalisasi itu suatu keharusan. Untuk itu perlu adanya upaya upgrading guru dalam meningkatkan kompetensi diri. Apalagi mengintegrasikan atau mensinergikan sains dan digitalisasi itu adalah sebuah keharusan di era saat ini.

Hal ini disampaikan Rachmat Fitri  dalam sela-sela pembukaan kegiatan Webinar Curhat Donk Sahabat Bersama Duta Sains Dan Duta Rumah Belajar Serta Sahabat Rumah Belajar Aceh 2020, bertajuk “Menjadi Guru Hebat Di Abad 21 Dengan Mengintegrasikan Sains Dan Teknologi Digital, Senin (13/10/2020) secara daring.

“Kita pernah berkomunikasi dengan pusdatin agar  ada upaya peningkatan atau pendampingan kepada tekkomdik aceh untuk menjadi pusat data dan kemampuan teknologi komunikasi informasi di Provinsi Aceh,”jelasnya

Menurut Rachmat Fitri, langkah-langkah konkrit itu sangat penting untuk mensiasati proses pembelajaran tetap harus berlangsung dalam kondisi apapun.

Dalam Kesempatan yang sama, Kepala PPPPTK IPA, Enang Ahmadi,S.Pd.,M.Pd menyampaikan laporan kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh PPPTK IPA dalam peningkatan kompetensi sains guru, yaitu  Literasi Sains,  Didamba, dan Penguatan tenaga laboratorium.

“Ada lima top survei tentang pendidikan sains saat ini yang perlu kita follow up,tindak lanjuti, dan sikapi agar kita bisa mewujudkan guru hebat terutama untuk di Provinsi Aceh,”pungkasnya.

Enang Ahmadi menambahkan dalam proses sains ada 5 M yang dikenal, pertama dimulai dengan proses mengamati, memperhatikan, melihat. Kedua menanya, ketiga mencoba, keempat melakukan analisis, kelima mempublikasikan/meng share. 5M merupakan pondasi kurikulum 13 yang namanya saintifik based, untuk membiasakan anak-anak kalau dapat informasi M-0 harus selalu bertanya betul tidak faktanya dan sumbernya benar atau tidak bukan hasil editan.

Selanjutnya paparan materi dari Duta Sains PPPTK IPA Kemdikbud yaitu Mira Fitriani, S.Si., Maria Ulfa, S.Pd.,Gr., dan Kiky Syafredi, S.Pd.,M.Pd. Kemudian paparan materi dari Duta Rumah Belajar Provinsi Aceh yakni Qusthalani, S.Pd.,M.Pd., dan Irayuni Sari, S.Pd.

Webinar ini diprakarsai oleh Sahabat Rumah Belajar Provinsi Aceh, Fahru Rozi, S.ST, sekaligus berbagi pengalaman bagaimana mengintegrasikan rumah belajar dengan aplikasi lainnya[]

About Redaksi

Check Also

Kadisdik Aceh: Guru PembaTIK Level 4, Bibit Guru Penggerak IT di Aceh

jurnalpase.com|Banda Aceh –Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri menyebutkan bibit guru penggerak dalam kompetensi Teknologi Informasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *