
Jurnalpase.com|Sigli, Jelang Peringatan Hari Pendidikan Daerah yang diperingati setiap Dua September. Sejumlah guru-guru kreatif yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Pidie menerbitkan buku, (18/08/2019). Buku ini merupakan bagian dari hasil Kegiatan Satu Guru Satu Buku (Sagusaku) yang digerakkan oleh Dewan Pengurus Wilayah IGI Aceh sejak tahun 2018 kerjasama dengan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh.
Ada dua buku yang dihasilkan oleh para guru IGI Pidie, yaitu: Jejak Langkah Guru Pidie (Kisah Inspiratif Guru Pidie), berisi kisah perjalanan para guru menuju cita-citanya menjadi guru. Ditulis oleh dua puluh sembilan guru yang diseleksi dari dua ratus peserta pelatihan Sagusaku. Kisah-kisah tersebut disajikan dalam bahasa yang cukup enak dibaca untuk berbagai kalangan, sehingga buku ini layak untuk dijadikan sebagai bahan koleksi semua pihak untuk melihat bagaimana perjuangan seseorang untuk mencapai cita-citanya dan peliknya bekerja di dunia pendidikan.
Sedangkan buku kedua ditulis oleh Irwandi Zakaria yang juga Ketua IGI Pidie, berjudul: Remaja, Pendidikan Dan Masa Depan. Penulis merupakan Guru SMAN 1 Beuruenuen ini sebelumnya juga telah menghasilkan beberapa buku yang diterbitkan oleh penerbit lokal dan nasional.Di bagian I juga membicarakan cara mengatasi kenakalan remaja, mendapatkan hati remaja supaya mau menjadi bagian dari kita sebagai orang tua, guru atau tokoh masyarakat. Menjadikan agama dan orang tua sebagai bagian terpenting dalam kehidupan remaja, diulas pada akhir dua tulisan bagian I. Bagian kedua buku ini adalah bekaitan dengan masalah-masalah umum yang menjadi isu kontemporer dalam dunia kependidikan. Ini penulis sikapi dengan memberi beberapa pandangan yang memungkinkan dilaksanakan oleh siapapun dilapangan.

Dalam Press Release Ketua DPD IGI Kabupaten Pidie mengharapkan bahwa dengan terbitnya buku ini dapat menjadi suatu harapan baru dan suatu kontribusi bagi kesadaran gerakan literasi di Kabupaten Pidie. Pihaknya juga menyampaikan harapan perhatian yang lebih kepada berbagai stake holder dalam pengembangan organisasi profesi guru ke depan. Sudah saatnya pemerintah untuk menjadikan organisasi profesi sesuai bidangnya menjadi mitra pemerintah. Bukan lagi sebagai sesuatu yang dicurigai. Sehingga akan terjadi suatu energi positif untuk pengembangan pendidikan ke depan.
Terimakasih juga kepada Penerbit Bandar Publishing Banda Aceh, para penguru IGI Pidie dan Juga Bapak Murthalamuddin selaku kepala dinas saat kegiatan Sagusaku Pidie tahun 2018.
Kegiatan penulisan buku ini juga akan membantu para guru dalam kenaikan pangkat mereka. Karena pada kenaikan pangkat mulai dari III/b dan seterusnya mensyaratkan karya tulis menjadi salah satu poin penilaian. Sehingga dengan terbitnya buku yang memiliki ISBN ini akan turut memudahkan penyelesaian kepangkatan guru di masa mendatang. [IZ]
Jurnal Pase Media Online Pase