Home / News / 30 Guru SMAN 1 Nisam Antara Ikut Pelatihan LMS Berbasis Rumah Belajar dan Sijempol Aceh

30 Guru SMAN 1 Nisam Antara Ikut Pelatihan LMS Berbasis Rumah Belajar dan Sijempol Aceh

Duta Rumah Belajar Provinsi Aceh Tahun 2018 Sedang Memberikan Materi di SMAN 1 Nisam Antara, Rabu (08/07).

Jurnalpase.com|Lhoksukon –SMAN 1 Nisam Antara berkolaborasi dengan Duta Rumah Belajar (DRB) Provinsi Aceh dan Coach Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Aceh Utara menyelenggarakan pelatihan portal pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online ba­gi para guru. Pelatihan  ini diharapkan dapat memban­tu para guru menyiapkan pro­ses pembelajaran pada semes­ter gasal 2020/2021.

“Adanya pelatihan ini de­ngan harapan guru dapat menyiapkan dengan lebih baik penyelenggaraan proses pem­belajaran daring,” kata Kepala SMAN 1 Nisam Antara, Wardan Hasan, S.Pd. M.Pd, dalam pembukaan Pelatihan Pembelajaran Dar­ing Berbasis Portal Rumah Belajar dan Sijempol Aceh, di Alue Papeun, Rabu (08/07).

Wardan menjelaskan pada masa pandemi Covid-19, guru harus melakukan berbagai model dan alternatif dalam me­nyampaikan pembelajaran dar­ing dari rumah. Pandemi Covid- 19 juga menuntut guru dan siswa untuk segera meng­adaptasi model pembelajaran daring.

Untuk itu, kata Wardan, sekolahnya sebagai penerima BOS Afirmasi berkewajiban mengadakan pelatih­an TIK untuk guru sebagai upaya penyeg­aran dan peningkatan keteram­pilan. Adapun pening­katan kapasitas dalam pelatihan mencakup penyampaian materi pembelajaran, asesmen, umpan balik, dan evaluasi dengan me­manfaatkan tablet bantuan pemerintah menggunakan platform teknologi pendukung pem­belajaran daring.

Ia menambahkan guru da­lam pelatihan juga diberi ke­sempatan untuk merasakan pengalaman pembelajaran dar­ing secara lengkap. Sehingga se­telah menyelesaikan rangkaian pelatihan guru dapat meran­cang sendiri pembelajaran de­ngan lebih baik.

“Pelatihan harus jadi bekal motivasi guru menyelengg­arakan pembelajaran yang le­bih baik dan menarik sehingga mendorong guru menca­pai pembelajaran sebaik mung­kin,” ucapnya.

Duta Rumah Belajar (DRB) Provinsi Aceh, Qusthalani, mengatakan guru di Aceh memiliki kompetensi yang berbeda dalam pembelajaran daring. Menurutnya, rangkaian pelatihan pembelajaran daring memiliki standar dan kompe­tensi yang baik dalam pembela­jaran baik, sehingga mutu pem­belajaran tetap terjaga.

Ia menambahkan pembela­jaran daring berbasis rumah belajar dan sijempol aceh membuka kesem­patan kolaborasi sehingga siswa dapat belajar lintas waktu. Guru, lanjutnya, da­pat berkolaborasi dengan organisasi profesi dan komunitas IT lainnya dalam menyu­sun ataupun mempelajari portal pendidikan.

“Pelatihan ini  dilaksanakan mulai pagi sampai sore hari agar pelatihan pemanfaatan platform pendidikan ini berjalan baik dan efektif, meski pembelajaran dilakukan dimasa pandemi covid-19 tetapi tujuannya bisa tercapai,” tandasnya.

About Redaksi

Check Also

Plt. Kadisdik Nagan Raya Monitoring Kegiatan BDR SMPN 1 Seunagan ke Rumah Siswa

JURNAL PASEE.COM| SUKA MAKMUE – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, H.Irwan MSi melakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *