Home / News / SMK-PP Negeri Saree Gelar IHT, Dukung Pembelajaran Mendalam untuk Guru dan Instruktur

SMK-PP Negeri Saree Gelar IHT, Dukung Pembelajaran Mendalam untuk Guru dan Instruktur

Jantho | Jurnalpase.com, 30 Oktober 2025 –SMK-PP Negeri Saree, Kabupaten Aceh Besar, terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dalam rangka mendukung Program Sekolah Menengah Kejuruan–Pusat Keunggulan (SMK-PK) 2025, sekolah ini menggelar In House Training (IHT) Pembelajaran Mendalam di aula sekolah, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh guru, laboran, dan instruktur lapangan sebagai bagian dari implementasi Program SMK-PK Skema Pembelajaran Mendalam yang diterima dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sebelumnya, pada 23 Oktober lalu, SMK-PP Negeri Saree juga mengadakan sarasehan sebagai pembuka kegiatan tersebut.

Kepala SMK-PP Negeri Saree, Muhammad Amin, SP, MP, mengatakan IHT menghadirkan dua narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh, yakni Dr. Herliana, M.Pd. dan Drh. Ratna Yulia, M.Ed., yang sudah berpengalaman di bidang inovasi pembelajaran dan pengembangan kurikulum.

“Melalui IHT ini, guru dan tenaga kependidikan belajar bagaimana merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara lebih mendalam dan kontekstual,” ujar M. Amin, Kamis (30/10/2025).

Ia menjelaskan, selama pelatihan, narasumber menyajikan materi dengan berbagai metode, mulai dari pemaparan teori, diskusi interaktif, berbagi praktik baik, hingga praktik langsung. Guru juga diajak untuk mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya menekankan penyelesaian kurikulum, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, serta keterampilan abad ke-21.

“Pendekatan ini sejalan dengan delapan dimensi profil pelajar dan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat,” tambahnya.

Suasana pelatihan terlihat hidup. Para peserta aktif berdiskusi dan merancang model pembelajaran berbasis proyek. Menariknya, kegiatan ini juga diikuti oleh guru dari SUPM Negeri Ladong, lembaga pendidikan vokasi perikanan di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam sesi lanjutan, narasumber membahas strategi penerapan pembelajaran mendalam ke dalam konsep Teaching Factory sebagai bagian dari transformasi pendidikan vokasi. Guru diajak untuk menstimulasi siswa memahami tujuan belajar dengan pendekatan Taksonomi Bloom dan Dave, serta menerapkan metode kontekstual seperti simulasi industri, proyek kolaboratif, dan studi kasus.

Narasumber juga menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan reflektif melalui jurnal, diskusi kelompok, serta apresiasi terhadap karya siswa.

“Tahapan pembelajaran mendalam dilakukan melalui tiga fase: memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan,” jelas M. Amin.

Ia berharap penerapan konsep ini dapat membentuk lulusan yang siap bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha (BMW).

“Kegiatan IHT ini menjadi bukti nyata komitmen SMK-PP Negeri Saree untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran dan mendukung suksesnya Program SMK Pusat Keunggulan 2025,” tutupnya.[]

About Redaksi

Check Also

Aceh Bersinar di Panggung Nasional, Empat Siswa Sabet Juara FLS3N 2025

Jakarta | Jurnalpase.com, 24 November 2025 – Empat siswa Aceh berhasil menorehkan prestasi gemilang pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *