
Jurnalpase.com|Lhokseumawe– Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Aceh Utara, Qusthalani mengatakan, setiap sekolah itu harus menjadi unggul. Hal ini untuk memberikan pelayanan yang baik, menyeluruh dan merata bagi masyarakat.
“Untuk menjadikan sekolah kita unggul, kita harus menyamakan persepsi dan menyesuaikan komitmen kita. Dalam pendidikan, unggul itu dibagi dua, prestasi atau prestise,” ujar Qusthalani di Lhokseumawe, Kamis (02/01/2020).
Prestasi itu sekolah tidak memandang mau dikenal atau tidak, yang terpenting ketercapaian visi sekolah yaitu menjadikan sekolah unggul dalam tahfiz al quran. Sedangkan bila sekolah menginginkan prestise maka, perlu adanya terobosan-terobosan sekolah sehingga dikenal oleh masyarakat luas.
Mewujudkan sekolah yang unggul dalam prestasi, harus memiliki sumber daya manusia yang trampil dan berbudaya. Sekolah yang kini dipimpin Tgk Hamdani Salami ini terus berbenah diri sehingga terus bangkit dan berjaya seperti sekarang ini.
Untuk itu pimpinan Dayah Ar Raudhah Tahfiz Al Quran setiap tahunnya menggembleng guru-guru untuk terus meningkatkan kompetensinya, juga terus berbenah mewujudkan dayah tersebut menjadi sekolah unggul.
Tahun ini, kegiatan yang dilakukan Dayah Ar Raudha Tahfiz Al Quran ini mengangkat teman “SDM Cerdas Mewujudkan Sekolah Unggul” dan dilaksanakan di Lhokseumawe pada 02 Januari 2020.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah para peserta untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman serta berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi sekolah agar terwujud ,” ujar Pimpinan Dayah, Tgk Hamdani Salami melalui rilis resmi.
Sahabat Rumah Belajar Aceh, Eko Faisal mengatakan untuk menjadikan sekolah itu unggul, manajamen dalam satuan pendidikan tersebut harus benar-benar berjalan. Semua warga sekolah sebagai pelaku pendidikan harus benar-benar serius dalam mengurusi pendidikan.
“Manajamen pendidikan yang terpenting itu input dan output. Sesuaikan aturan sekolah dengan visi yang telah dirumuskan sebelumnya. Output bagus jika input dan proses yang dilakukan berkompeten. Saya berharap sekolah Ar Raudhah tidak takut untuk terus berinovasi. Jika kita mengajar dan mengikuti saja kurikulum yang telah dibuat secara nasional, apa bedanya kita dengan sekolah lain,”pungkasnya
Jurnal Pase Media Online Pase