
jurnalpase.com|Bireuen – Pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan SMA di Kabupaten Bireuen, sebanyak 200 guru, 15 guru mitra dan 180 orang guru dari sekolah imbas, serta 4 Kepala Sekolah Mitra dalam Kabupaten Bireuen: yaitu Kepala SMAN 1 Bireuen Hamdani S.Pd., M.Pd, Kepala SMAN 2 Peusangan Drs. Afriadi M.Pd, Kepala SMAN 3 Bireuen Zulfikri S.Ag dan Kepala SMAN 1 Samalanga Kidar S.Pd. ikuti worshop yang di selenggarakan GTK Kemendikbud Republik Indonesia. Kegiatan di selenggarakan di Universitas Terbuka (UT) selama 1 hari penuh. kamis (24/10/2019).
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen T. Murtada S.Sos diwakili Kepala Sub Bagian TU, Bapak Jamaluddin S.Sos M.Pd hadir langsung membuka gelaran acara dimaksud.
Disela-sela acara ia mengatakan kepada jurnalpase.com, workshop ini diikuti para guru setingkat SMA Se-Kabupaten Bireuen, dalam rangka meningkatkan dan pemerataan mutu pendidikan guru yang berkualitas di wilayah kerja cabang dinas pendidikan Kabupaten Bireuen khususnya dan Aceh pada umumnya.
“Diharapkan semua kepala sekolah mitra, guru mitra dan guru imbas dapat mengikuti acara ini dengan serius, sehingga ilmu yang didapat langsung dipraktikkan ke semua guru dan tenaga kependidikan yangg ada di Kabupaten Bireuen. Saya juga mengucapkan terimakasih banyak kepada Kemdikbud melalui Dirjen GTK yang sudah mempercayakan Kabupaten Bireuen menjadi sekolah mitra,” pungkasnya.
Hadir pada workshop itu Perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Bapak Hari Santosa sekaligus narasumber pada kegiatan ini dan Diky Paramith, juga lima orang Guru Inti dari berbagai daerah di Pulau Jawa yang juga menjadi narasumber.
Dalam sambutanya, Pak Hari selaku perwakilan GTK Kemendikbud memberi apresiasi kepada seluruh perwakilan SMAN se-kabupaten Bireuen dengan antusias dan partiaipasinya mengikuti workshop dan melaksanakan program-program peningkatan mutu pendidikan di sekolahnya masing-masing.
Hamdani S.Pd, M.Pd Kepala SMA Negeri 1 Bireuen selaku Ketua Panitia menyebutkan, untuk meningkatkan mutu pendidikan, semua stakeholder harus terlibat.
“Peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan harus direncanakan secara matang dan berkelanjutan serta saling bersenergi dan membangun komitmen bersama seluruh elemen lembaga pendidikan, baik Masayarakat maupun pemerintah,”terangnya.
Dalam kegiatan ini, seluruh kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan terlibat. Sehingga dengan ilmu yang dimiliki menyangkut program-program mutu pendidikan dapat diimplementasikan dengan baik di sekolah masing-masing. Harapannya sumber daya dan kompetensi yang dimiliki guru maupun peserta didik nantinya dapat menghadapi tantangan abad-21.
“Dengan kerjasama dan komitmen yang baik, serta saling bahu-membahu dengan keiklasan dalam mendidik anak bangsa ini. Maka kemajuan pendidikan dengan proses yang maksimal ini dapat kita gapai bersama dan mimpi bangsa kita Insya Allah akan tewujud,” terang Hamdani[]
Laporan: khaidir
Jurnal Pase Media Online Pase