
Aceh Utara | Jurnalpase.com, 17 November 2025 – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Salmawati, S.E., M.M., atau yang akrab disapa Bunda Salma, mengunjungi seorang siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di Desa Meunasah Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Senin (17/11/2025). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk mendorong akses pendidikan yang lebih merata bagi pelajar di Aceh.
Siswa yang dikunjungi adalah Muhammad Rehan, pelajar kelas XII Teknik Sepeda Motor (TSM) di SMKN 1 Lhoksukon. Rehan dikenal sebagai salah satu siswa berprestasi di sekolahnya. Sejak kelas X, ia konsisten meraih juara kelas dan terpilih mengikuti program Praktik Kerja Industri (Prakerin) di bengkel resmi AHASS Honda.
Kepala SMKN 1 Lhoksukon, Saiful Bahri, membenarkan rekam jejak akademik Rehan.
“Ia menunjukkan disiplin dan kemampuan belajar yang kuat. Rehan menjadi contoh positif bagi teman-temannya,” ujar Saiful.
Melihat kondisi ekonomi keluarga Rehan yang masuk kategori miskin ekstrem, Bunda Salma menyerahkan bantuan berupa sepeda listrik untuk memudahkan mobilitas Rehan dalam menempuh pendidikan sehari-hari. Bantuan tersebut diberikan secara langsung di kediaman keluarga Rehan.
“Kami ingin memastikan siswa-siswa berprestasi dapat terus belajar tanpa terbebani oleh keterbatasan ekonomi. Semoga sepeda listrik ini membantu Rehan fokus mengejar cita-citanya,” kata Bunda Salma. Selain itu, ia turut memberikan bingkisan sebagai bentuk perhatian tambahan kepada keluarga Rehan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd. Ia mengapresiasi langkah Bunda Salma yang dinilai memberi semangat baru bagi para pelajar di daerah itu.
“Bantuan ini bukan sekadar sarana transportasi, tetapi simbol bahwa prestasi siswa dihargai. Ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara legislatif dan dunia pendidikan,” tutur Johan.
Di hadapan para tamu, Rehan menyampaikan rasa terima kasihnya. Dengan suara bergetar, ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti baginya.
“Saya bersyukur dan berterima kasih. Sepeda ini akan sangat membantu saya berangkat ke sekolah. Saya berjanji akan belajar lebih giat untuk mewujudkan cita-cita,” ujarnya.
Kunjungan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa dukungan dari berbagai pihak dapat membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya dalam mengakses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.[]
Jurnal Pase Media Online Pase