Home / News / Bunda Salma DPRA Kunjungi Lhok Pu’uk Seunuddon, Lihat Langsung Kondisi Abrasi dan Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Bunda Salma DPRA Kunjungi Lhok Pu’uk Seunuddon, Lihat Langsung Kondisi Abrasi dan Serahkan Bantuan Kemanusiaan

Aceh Utara | Jurnalpase.com, 17 November 2025 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Komisi III, Salmawati, S.E., M.M., yang akrab disapa Bunda Salma, melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi dengan warga Gampong Lhok Pu’uk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Senin (17/11/2025). Kehadirannya di kawasan pesisir tersebut menjadi perhatian masyarakat yang selama ini menghadapi ancaman abrasi pantai yang semakin parah.

Selama beberapa tahun terakhir, garis pantai Lhok Pu’uk mengalami penyusutan yang cukup drastis. Gelombang laut yang terus menggerus tepian pantai kini mulai mengakses pemukiman warga. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah rumah dilaporkan roboh dan terseret ombak, memaksa warga yang terdampak untuk menumpang di rumah kerabat atau mencari tempat tinggal sementara.

Kondisi inilah yang mendorong Bunda Salma turun langsung ke lokasi. Setibanya di Gampong Lhok Pu’uk, ia menyusuri area pesisir yang kian mendekat ke pemukiman. Sisa-sisa bangunan yang rusak, tiang-tiang kayu yang patah, dan tumpukan material rumah yang terbawa air laut menggambarkan betapa cepatnya abrasi terjadi. Warga yang mendampinginya menunjukkan titik-titik kritis yang setiap hari semakin terkikis.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Apa yang dialami masyarakat Lhok Pu’uk bukan hanya kerusakan alam, tetapi sudah mengancam tempat tinggal dan kehidupan mereka,” ujar Bunda Salma.

Ia menegaskan perlunya langkah penanganan yang lebih sistematis, mulai dari dukungan anggaran provinsi hingga koordinasi dengan pemerintah pusat agar solusi permanen dapat segera diwujudkan.

Dalam dialog yang berlangsung akrab, warga menyampaikan berbagai keluhan terkait kesulitan yang mereka hadapi. Selain kehilangan rumah, mereka juga cemas terhadap keselamatan keluarga, terutama pada malam hari ketika gelombang pasang datang tanpa dapat diprediksi. Fasilitas umum dan lahan produktif pun terancam rusak jika abrasi tidak segera ditangani.

Sebagai bentuk kepedulian, Bunda Salma turut membawa sejumlah bantuan kemanusiaan. Ia menyerahkan paket Family Kit berisi kebutuhan pokok bagi keluarga terdampak, serta memberikan kursi roda kepada beberapa warga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan secara sederhana namun menyentuh hati, disertai ucapan terima kasih dari masyarakat.

Kunjungan Bunda Salma didampingi jajaran Muspika Kecamatan Seunuddon, di antaranya Camat Seunuddon, Danramil, Danlanal, tokoh masyarakat, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara. Kepala Desa Lhok Pu’uk, T. Bakhtiar, turut hadir dan memberikan penjelasan mengenai kondisi abrasi yang semakin cepat serta upaya sementara yang dilakukan desa.

T. Bakhtiar menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Bunda Salma dan berharap kunjungan tersebut dapat memperkuat suara masyarakat hingga ke tingkat provinsi.

“Kami sudah berulang kali menyampaikan kondisi ini, tetapi kerusakannya semakin meluas. Dengan kehadiran Bunda Salma, kami berharap penanganan abrasi bisa menjadi prioritas dan segera terealisasi,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bunda Salma berjanji akan membawa persoalan abrasi Lhok Pu’uk ke rapat Komisi III DPRA untuk mendorong tindak lanjut yang lebih konkret. Ia menekankan bahwa abrasi tidak boleh dipandang sebagai persoalan lokal semata, melainkan sebagai isu lingkungan dan sosial yang berdampak luas terhadap masyarakat pesisir.

Kunjungan diakhiri dengan diskusi singkat bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat. Bunda Salma menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan penanganan abrasi secara berkelanjutan agar masyarakat Lhok Pu’uk dapat kembali hidup dengan rasa aman di wilayah mereka sendiri. Dengan membawa catatan lengkap kondisi lapangan, ia berharap upaya nyata dari pemerintah segera hadir bagi masyarakat yang telah lama menunggu.[]

About Redaksi

Check Also

Kajati Aceh Sambangi SMAN 1 Ingin Jaya, Berikan Edukasi Hukum Kepada Siswa

Aceh Besar| Jurnalpase.com, 27 Februari 2026 –Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh melalui program “Jaksa Masuk Sekolah” …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *