
Aceh Utara | Jurnalpase.com, 23 November 2025 – Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil, atau Ayahwa, resmi meluncurkan program Wisata Aceh Utara Bangkit dalam acara di Aula Bupati Aceh Utara, Selasa (19/11/2025). Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pariwisata lewat sentuhan digital, tanpa melepas akar sejarah dan budaya Aceh.
Samudera Pasai Hadir dalam Format Digital
Lewat program ini, Pemkab Aceh Utara menonjolkan wisata sejarah, budaya, hingga kuliner yang berkaitan dengan kejayaan Kerajaan Samudera Pasai, kerajaan Islam pertama di Nusantara. Salah satu terobosan yang diluncurkan adalah peta virtual Samudera Pasai yang membuat wisatawan bisa menjelajahi situs-situs penting secara interaktif.
Selain itu, rangkuman sejarah Samudera Pasai juga dikemas dalam QR Code Tourism. Wisatawan cukup memindai kode di lokasi wisata untuk langsung membaca informasi sejarah lewat ponsel mereka. Menurut Ayahwa, cara ini dinilai praktis dan sesuai kebutuhan wisatawan masa kini yang menginginkan informasi cepat dan mudah diakses.
Gandeng Kreator Muda Lewat “1 Menit Tentang Pasai”
Untuk menggaet minat generasi digital, pemerintah daerah turut menggagas gerakan pembuatan konten pendek bertajuk “1 Menit Tentang Pasai”. Inisiatif ini mendorong kreator muda Aceh Utara menghasilkan video singkat bernuansa sejarah yang kemudian disebarkan di media sosial.
“Wisata Aceh Utara harus bangkit dengan sentuhan modern. Informasi tentang sejarah, budaya, kuliner, dan lokasi wisata harus disajikan dengan cara yang disukai anak muda,” kata Ayahwa yang hadir bersama Asisten II, Muhammad Nasir.
Aceh Utara Punya Banyak Destinasi Unggulan
Ayahwa menegaskan bahwa Aceh Utara menyimpan potensi wisata yang besar, mulai dari pantai dan sungai, kuliner khas, hingga situs-situs bersejarah peninggalan Samudera Pasai. Menurutnya, semua potensi tersebut mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, tetap dalam koridor syariat Islam sebagai nilai dasar kehidupan di Aceh.
Di akhir acara, Ayahwa mengajak wisatawan dari berbagai daerah untuk datang ke Aceh Utara. Ia memastikan fasilitas wisata, termasuk hotel dan akomodasi, sudah semakin memadai.
“Aceh Utara kaya akan wisata alam, kuliner, dan sejarah. Pantai bagus, sungai bagus, semua bagus. Saya mengajak semua wisatawan berkunjung sepanjang tahun,” ujarnya.[]
Jurnal Pase Media Online Pase