Home / News / Jelajah Sejarah: Siswa SMAN 2 Sawang Napak Tilas ke Rumah Cut Meutia, 50 Orang Serap Spirit Kepahlawanan!

Jelajah Sejarah: Siswa SMAN 2 Sawang Napak Tilas ke Rumah Cut Meutia, 50 Orang Serap Spirit Kepahlawanan!

Lhoksukon| Jurnalpase.com, 06 November 2025 – Suasana penuh semangat tampak menyelimuti rombongan SMA Negeri 2 Sawang, Kamis (6/11/2025), saat mereka melangkah ke halaman Rumah Adat Pahlawan Nasional Cut Meutia di Gampong Masjid Pirak, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. Sebanyak 50 pelajar bersama guru pendamping dan kepala sekolah mengikuti kegiatan outing class bertema kebudayaan ini, dengan tujuan menelusuri jejak sejarah sekaligus menanamkan nilai-nilai kepahlawanan di lokasi bersejarah.

Setibanya di lokasi, para siswa disambut hangat oleh pengelola situs yang kemudian memandu mereka berkeliling kompleks rumah panggung tradisional Aceh tersebut. Di setiap sudut rumah, terpampang jejak perjuangan sang srikandi Aceh melawan penjajahan Belanda. Dengan penuh antusias, para siswa mendengarkan kisah heroik tentang keberanian dan keteguhan hati Cut Meutia, perempuan tangguh yang gugur di medan juang pada tahun 1910.

“Ini pengalaman yang luar biasa,” tutur Siti

Aisyah, salah satu siswi peserta kegiatan. “Melihat langsung rumah tempat Cut Meutia tinggal membuat kisah perjuangannya terasa hidup. Kami jadi lebih memahami makna berjuang dan pentingnya menjaga warisan sejarah bangsa.”

Kepala SMA Negeri 2 Sawang, Zulfikar, M.Pd., turut memberikan arahan yang sarat makna di hadapan para siswa. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar rekreasi edukatif, melainkan sarana untuk menumbuhkan semangat juang dan nasionalisme generasi muda.

“Anak-anakku sekalian, kita sedang berdiri di rumah seorang tokoh besar, simbol keberanian dan cinta tanah air yang tak terbatas,” ujarnya.

Semoga sepulang dari sini, semangat Cut Meutia akan tumbuh dalam diri kalian semangat untuk belajar, berprestasi, dan menjaga persatuan bangsa. Itulah bentuk perjuangan kalian di masa kini.

Zulfikar menambahkan bahwa kegiatan outing class ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengintegrasikan pembelajaran sejarah dan budaya menyambut hari pahlawan. Menurutnya, belajar tidak harus terbatas di ruang kelas, tetapi juga bisa dilakukan di ruang terbuka yang kaya akan nilai-nilai lokal dan sejarah perjuangan.

Kegiatan napak tilas ini diakhiri dengan sesi foto bersama di halaman rumah adat, di bawah rindangnya pohon tua yang menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Aceh. Momen tersebut menjadi penanda tekad SMAN 2 Sawang untuk terus menanamkan rasa bangga terhadap warisan budaya, serta menumbuhkan generasi muda yang berkarakter dan berjiwa pejuang.[]

About Redaksi

Check Also

Aceh Bersinar di Panggung Nasional, Empat Siswa Sabet Juara FLS3N 2025

Jakarta | Jurnalpase.com, 24 November 2025 – Empat siswa Aceh berhasil menorehkan prestasi gemilang pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *